Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 April 2010

Cara memilih helm SNI

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada banyak helm yang dijual di pasar, mulai dari buatan lokal hingga impor dari negara-negara maju. Nah, aturan helm SNI oleh pemerintah sudah diberlakukan. Agar pemilik motor tidak salah beli, berikut tips mudah dari Staf Ahli Asosisi Industri Helm Indonesia, Thomas Lim.

Pertama, yang perlu diperhatikan saat membeli helm adalah bentuk fisik dari produk yang sesuai dengan ketentuan, yakni full face dan half face. Selain kedua bentuk ini, helm tersebut sudah dipastikan tak masuk golongan SNI wajib.

Kedua, periksalah kembali fisik helm yang akan dibeli, dimulai dari bentuk cangkang, busa dalam, hingga tali pengikat. Pastikan semuanya dalam kondisi baik dan tak ada yang rengat atau rusak.

Ketiga, jangan ragu-ragu curiga pada harga jual helm yang ditawarkan. Thomas mengatakan, untuk memproduksi satu unit helm dengan spesifikasi standar SNI wajib, helm akan dijual minimal sekitar harga Rp 65.000 per unit. "Jadi, kalau di bawah harga itu sangat sulit dimungkinkan (untuk dicurigai) karena bahan baku yang bisa memenuhi standar masih diimpor dan itu memang mahal," ucap Thomas.

Terakhir, jika Anda menggemari merek-merek helm impor, maka pastikan bahwa pembelian dilakukan setelah 1 April 2010 karena keterangan SNI harus tetap menyertai produk. Meski standar produk impor bisa lebih tinggi dari SNI, jika tak ada keterangan, maka produk itu masuk secara selundupan. Pasalnya, SNI wajib diberlakukan bukan hanya untuk melindungi pengguna, melainkan juga melindungi industri helm nasional dari serbuan produk impor.


info: kompas.com

Helm Sertifikasi Internasional Tak Kena Tilang

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemberlakuan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), mulai Kamis (1/4/2010) pekan lalu, memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan pengendara sepeda motor. Salah satu pertanyaan yang muncul tersebut adalah bagaimana nasib helm yang memiliki standar keselamatan juga tetapi non-SNI?

Misalnya, Department Of Transportation USA (DOT) yang merupakan sertifikasi kualitas produk yang dikeluarkan oleh Departemen Transportasi di Amerika, ataupun Snell Memorial Foundation (Snell), yang merupakan sertifikasi keluaran badan independen internasional khusus untuk menangani masalah helm. Helm-helm berkualitas internasional biasanya mengantongi sertifikasi ini.

Padahal, helm tersebut tidak jarang dipakai sebagai pelindung kepala oleh pengendara sepeda motor di Indonesia. Bahkan, pengendara sepeda motor harus merogoh kocek lebih dalam untuk menebus helm impor tersebut.

Kabid Humas Polda Kombes Roy Rafli Amar menyatakan, untuk helm-helm dengan standar asing itu, kepolisian tidak akan melakukan penindakan. "Ya kalau dilihat di lapangan sudah bagus, jadi tidak diapa-apain. Kalau mereka standarnya sudah lebih bagus ya tidak ditilang. Kecuali dia pakai helm yang asal tempel saja seperti helm proyek ya enggak boleh," kata Boy kepada Kompas.com, Jakarta, Rabu (7/4/2010).

Untuk melindungi keselamatan pengedara motor, Kementerian Perindustrian selaku regulator mengeluarkan SK Peraturan Menteri No 40/M-IND/Per/6/2008 tentang Pemberlakuan SNI Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua secara wajib dan efektif berlaku 1 April 2010. Pemerintah mewajibkan agar produsen helm memproduksi helm sesuai standar SNI. Selain itu, UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang juga diberlakukan efektif mulai 1 April 2010.


info: kompas.com

Inilah 19 Merk Helm yang Penuhi Standar SNI

JAKARTA, KOMPAS.com — Peraturan mengenai helm Standar Nasional Indonesia (SNI) yang termaktub dalam Peraturan Menteri No 40/M-IND/Per/6/2008 tentang Pemberlakuan SNI Helm Pengendara Kendaraan Bermotor Roda Dua dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan mulai diberlakukan per tanggal 1 April 2010.

Ketentuan ini menimbulkan sejumlah pertanyaan di kalangan bikers (pengendara sepeda motor), seperti apakah helm yang memenuhi ketentuan SNI? Kebingungan yang lain adalah apakah helm-helm "mahal" yang tidak berlogo SNI tetapi memiliki standar keselamatan internasional bisa dikenakan untuk berkendara?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar kepada Kompas.com, Rabu (7/4/2010), menegaskan, prinsipnya helm yang digunakan para pengendara motor bukanlah helm "asal tempel di kepala". "Helm yang asal tempel saja seperti helm proyek ya enggak boleh," kata Boy.

Boy menuturkan, pihaknya mencatat ada 19 merek helm yang memenuhi standar SNI dilihat dari segi kualitas desain dan bahan. Berikut ke-19 merek tersebut: NHK, GM, VOG, MAZ, MIX, INK, KYT, MDS, BMC, HIU, JPN, BESTI, CROSX, SMI, SHC, HBC, CABERG, Cargloss Helmet, dan OT5OKOGI. "Ini bukan masalah merek. Namun, kalau ada helm yang berkualitas bagus, sudah berfungsi dengan baik ya enggak akan kami tilang kok," tandas dia.

Helm bersertifikasi internasional, seperti Department Of Transportation USA (DOT) yang merupakan sertifikasi kualitas produk yang dikeluarkan oleh Departemen Transportasi di Amerika atau Snell Memorial Foundation (Snell), yang merupakan sertifikasi keluaran badan independen internasional khusus untuk menangani masalah helm, juga dipastikan tidak termasuk obyek razia polisi.

Senin, 21 Desember 2009

ada Bebek Matik... motor apa tuh yahh



setelah searching di internet, akhirnya dapat juga gambaran motor bebek matik? weks.. bebek matik!!!!

kyk gumana tuh bentuknya?? secara, yang kita kenal saat ini adalah motor yang pure matic atau pun yah motor bebek dengan transmisi manual.. bebek ini katanya telah beredar di Vietnam dengan nama Yamaha Lexam..

berikut kutipan yg saya peroleh dari kompas.com:

Yamaha Motor Company, prinsipal YMKI di Jepang, pertengahan Oktober lalu sudah mengumumkan untuk meluncurkan bebek CVT di negara-negara ASEAN tahun depan. Kendati pasar utama Yamaha sekarang ini adalah Indonesia, negara pertama tempat motor bebek atau moped CVT ini diluncurkan adalah Vietnam. Peluncuran akan dilakukan tahun depan.

Yamaha Motor Jepang mendahulukan Vietnam karena bebek konvensional yang masih mengandalkan transmisi gigi sudah tidak ada lagi. Namun, Bambang belum mau memastikan kapan bebek CVT diperkenalkan di Indonesia.

Bebek CVT Yamaha yang akan diluncurkan tahun depan tersebut sudah diperkenalkan kepada dealer Yamaha di Vietnam pada 26 November lalu. Bebek baru ini bernama Lexam dan menggunakan mesin berkapasitas 115 cc. Di situs Yamaha Vietnam, teaser bebek ini sudah muncul.

CVT bebek ini disebut Yamaha YCAT atau Yamaha Compact Automatic Transmission. Dengan menggunakan transmisi baru ini, motor bebek tersebut jadi lebih dinamis dan sporty. Motor juga lebih nyaman dikendarai dan memiliki suara lebih halus.

Yamaha CVT Vietnam tampak lebih gagah, dinamis, dan sporty karena menggunakan garis bodi yang tinggi. Lampu kombinasi belakang, rem dan sein, menggunakan LED. Roda depan dan belakang menggunakan ban 17 inci. Adapun skuter hanya 13 inci.

Tampaknya, bebek CVT akan menjadi tren motor pada tahun-tahun mendatang. Saat ini, bebek masih merupakan pasar utama sepeda motor di Indonesia. Persentasenya 55 persen. Pertarungan di segmen ini makin sengit, terutama dua besar produsen motor di Indonesia, Honda versus Yamaha. Pasalnya, Honda jauh-jauh hari juga sudah mengumumkan untuk segera meluncurkan bebek CVT di negara-negaa ASEAN pada tahun depan. Tentunya, sudah pasti Indonesia merupakan pasar terbesar Honda saat ini!

bakalan ada segemen baru sepertinya yang akan tercipta di tahun 2010,, banyak pilihan pastinya yang akan memanjakan untuk semua konsumen indonesia,,,

so.... akan beli motor tahun ini, atau tahun depan yahh??? bingung...




sumber: http://otomotif.kompas.com/read/xml/2009/12/02/21061781/yamaha.luncurkan.bebek.cvt.tahun.depan

Jumat, 27 November 2009

Bisa berkebun di Bulan

Sesuatu hal yang mustahil dilakukan jika bercocok tanam dilakukan di luar angkasa karena kadar udara yang tipis. Namun, peneliti dari Amerika Serikat berhasil mewujudkan itu semua. Adalah perusahaan Paragon Space Development Coorporation yang bekerja sama dengan NASA menciptakan sebuah alat yang dapat membuat tanaman bisa berkembang, meski dalam keadaan udara, air, dan matahari yang sedikit. Alat berbentuk tabung yang disebut dengan Lunar Oasis tersebut, tengah diujicobakan dengan menanam sebuah bunga. Hingga saat ini, bunga yang ditanam dalam sebuah tabung itu, sukses tumbuh dan berkembang. Jika memang mampu mengembangkan dalam jumlah yang sangat besar, para ilmuwan berharap suatu saat astronot dapat menanam sayuran dan buah-buahan segar di bulan, layaknya sedang berada di bumi. “Penelitian ini memakan waktu lama untuk mendapatkan hasil terpadu, yang efisien serta handal,” ungkap Presiden Paragon Jane Poynter. Lunar Oasis baru benar-benar bisa diterbangkan ke antarikasa jika memang sudah sempurna. Dan mereka memperkirakan Lunar Oasis akan terbang ke luar angkasa, paling cepat pada tahun 2012 . (afp/yc)***


waahhh... berarti tahun 2012 kita bisa tour ke bulan, tentunya dengan biaya yang sangat2 besar